Dimana pun kita tinggal pasti memiliki Budaya yang berbeda-beda. Tidak usah jauh-jauh, di pulau Jawa kita ini memiliki keanekaragaman Budaya seperti Budaya Kejawen, Budaya Betawi , dan Budaya Sunda. Bagaimana dengan yang lain? tentu masih ada banyak lagi suku kebudayaan yang merupakan kekayaan Indonesia.Mungkinkah, kebudayaan-kebudayaan tersebut bersatu? Maybe Yes or Maybe Not? Hayoooo????
Ketika kita berada disuatu Organisasi Kerja, tentu kita akan mendapati bermacam-macam kebudayaan itu berkumpul dan bergabung menjadi satu disana, bagaimana bisa? Tentu saja. Seperti yang kita ketahui bersama, Suatu organisasi itu memiliki Kebudayaan yang membawahi kebudayaan individu-individu didalamnya. Menurut saya, perannya sebagai kendali agar individu-individu yang ada didalamnya tidak bertindak sembarangan.
Apa sih Budaya? Budaya adalah hal-hal yang berkaitan dengan budi dan akal manusia. Bisa juga budaya didefinisikan sebagai suatu cara hidup yang berkembang dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok orang dan diwariskan dari generasi ke generasi. Unsur-unsur yang mempengaruhi terbentuknya budaya juga bermacam-macam, diantaranya yaitu Agama , Politik , Bahasa , Adat Istiadat , Seni , Pakaian , Bangunan , dan juga Pakaian. Secara umumnya saja, jelas berbeda antara Budaya barat dan Budaya Timur, apalagi dengan budaya-budaya kita sendiri? Pasti lebih bermacam-macam rupanya.
Dalam Dunia kerja, wajar sekali jika menjumpai berbagai macam budaya , namun seperti yang saya tuliskan diatas bahwa Perusahaan pun memiliki Budaya yang akan lebih dominan terhadap karyawannya. Bagaimana jika terdapat ketidaknyamanan? Kembali ke diri sendiri masing-masing bagaimana kita menyikapi dan menilai budaya-budaya organisasi yang kerap kali bisa menciptakan kenyamanan atau bahkan kejenuhan yang tentunya berpengaruh terhadap kinerja kita.
Bagaimana dengan kondisi kebudayaan kita ketika perkembangan budaya eksternal berkembang? Menurut pendapat saya, tergantung dari perusahaan itu sendiri menanggapi perubahan jaman. Kalo positif, Why not? Jika dirasakan kebudayaan luar itu baik dan berpengaruh positif bagi perusahaan, tidak masalah jika kita menambahkannya tanpa harus menghapuskan kebudayaan asli. Bisa jadi juga, kebudayaan luar tersebut bisa dijadikan sarana untuk mengembangkan perusahaan. Tapi kalo negatif? Tinggalkan saja. :)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar